Amaryllis; An Introduction
(When Actually It's Hippeastrum)
Ternyata bukan cuman kita aja yang suka salah kaprah men-generalisasi-kan sebuah nama/ brand untuk suatu jenis tertentu. Kayak "aqua" untuk semua jenis air mineral botolan, atau "honda" untuk semua jenis motor, atau "sanyo' untuk semua jenis pompa air.
Amaryllis, dari yang saya baca, aslinya dari Afrika Selatan dan hanya punya 2 species, yang paling terkenal adalah Belladona.
I took the picture from wikipedia site :
Dan sebenernya bunga yang sering disebut "amaryllis' yang banyak beredar di pasaran, yang jenisnya ada banyak banget, termasuk jenis "hippeastrum" yang aslinya dari Amerika Selatan . Di eropa sono masih banyak yg pake kata amaryllis, tapi yang lainnya pakai kata hippeastrum.
Nanti akan saya coba perkenalkan satu persatu jenis hippeastrum yang saya tau. Total ada 91 jenis, tapi saya taunya hanya beberapa aja. Sebagian besar gak punya foto sendiri, jadi harus minta ijin satu-satu ke yang punya (dari forum diskusi hippeastrum internasional).
Jenis-jenis hippeastrum (yang saya tau) dibagi jadi 2 kelompok; Hybrid & species. Yang sangat populer di luaran sono yang jenis hybrid, tapi justru di sini jenis hybrid susah didapat. Selain harganya cukup mahal, ongkos kirimnya (karena impor dari luar negeri) juga mahal. Jatuhnya satu umbi amaryllis hybrid bisa sekitaran 275-500 ribuan. Sebagian jenis hybrid berbunga besar, baik itu single petal or double petals. Contohnya ini:
Named as "Rilona"
(Picture from seller maltaseed on ebay)
Named as "Monaco"
Pictures from fluwel website
(foto dokumentasi pribadi)
(foto dokumentasi pribadi)
Saat ini saya lagi proses pesen beberapa jenis amaryllis hybrid dari eropah sono. Gak tau kapan bisa nyampe. Ato lebih tepatnya 'apakah bisa sampai dengan selamat', secara custom kita agak-agak gimana gitu sama taneman impor.
Untuk jenis species, ada beberapa (jenis yang saya tau)
1. Hippeastrum striatum
Foto dokumentasi pribadi
Tahun lalu species ini booming banget di tanah air gara-gara berita tentang kebun amaryllis di gunung kidul yang dirusak alay yang pada selfie.Jenis ini paling gampang beranak pinak, setahun bisa menghasilkan minimal 3 anakan. Setahun juga bisa berbunga 2 kali, biasanya pas lagi perubahan musim (dari musim hujan ke musim kemarau, atau sebaliknya). Jenis ini juga paling tahan banting & gak gampang mati meski kita lupa nyiram. Ibarat tinggal lempar umbinya di tanah, tahun depan tau-tau dah jadi banyak. Untuk jenis ini, perbanyakan hanya bisa dengan umbi. Umbnya kecil. Gak tau kenapa jenis ini gak bisa menghasilkan biji, padahal dia lengkap punya putik & polen.
2. Hippeastrum Reticulatum var. Striatifolium
Foto dokumentasi pribadi
Di kita terkenal dengan nama "amaryllis variegatta" karena daunnya yang punya corak khusus ada garis putih di tengah daunnya.
Jenis ini juga gampang berkembang biak, sama sepeti H. Striatum, jenis ini gampang berank pinak dah hanya melalui umbi. Jenis ini gak terlalu suka panas, so taruh di tempat yang agak teduh, yang hanya terkena direct sun selama beberapa jam aja. Dia juga suka lembab & daunnya gampang mati kalo kelamaan terkena panas. Ukuran umbinya kecil.
3. Hippeastrum Papilio
4. Hippeastrum Cybister
5. Hippeastrum Mandonii
(dilanjutin kapan2 ya, maap, hehehe)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar